WA-new

Logo.png

 

PEMBINAAN MENTAL PENGADILAN AGAMA LUBUKLINGGAU MENGANGKAT TEMA, "PENTINGNYA RASA SYUKUR DAN MENJAGA JANJI KEPADA ALLAH SWT"

on . Posted in Berita. Hits: 179

Bintal rabu 8okt2025 (1).jpg

Rabu, 8 Oktober 2025 ---

Tepat pukul 15.30 WIB, kegiatan Pembinaan Mental (Bimtal) kembali dilaksanakan oleh seluruh aparatur Pengadilan Agama Lubuklinggau yang bertempat di Musholla Al-Arif. Seperti biasa, kegiatan ini dimulai usai pelaksanaan sholat Ashar berjamaah dan diisi dengan tausiyah singkat (kultum) yang pada kesempatan kali ini disampaikan oleh Yang Mulia Mawardi Kusumahwardani, S.Sy., selaku Hakim Pengadilan Agama Lubuklinggau. Materi yang diangkat kali ini sangat menyentuh dan penuh makna, yakni tentang pentingnya bersyumur serta berhati-hati dalam mengucap janji kepada Allah SWT, terutama disaat menghadapi kesulitan.

Dalam kultumnya, Yang Mulia Bapak Mawardi Kusumahwardani, S.Sy., menekankan bahwa manusia sering kali lebih dekat kepada Allah SWT saat berada dalam kondisi sulit, namun tidak jarang lupa ketika telah diberi kemudahan. Beliau mengangkat kisah-kisah dalam Al-Qur'an maupun kehidupan sehari-hari tentang orang-orang yang berjanji akan berubah, akan lebih taat, atau akan meninggalkan maksiat jika doanya dikabulkan, namun ketika pertolongan Allah SWT datang, mereka justru kembali pada kelalaian bahkan menjadi kufur terhadap nikmat yang diberikan.

Beliau mengingatkan bahwa bersyukur bukan hanya diucapkan dengan lisan, tetapi dibuktikan melalui perbuatan dan sikap. Rasa syukur harus tercermin dalam integritas kerja, ketekunan, serta pelayanan yang tulus kepada masyarakat. Allah SWT berjanji akan menambah nikmat bagi hamba-Nya yang bersyukur, namun juga memperingatkan bahwa sifat kufur terhadap nikmat akan membawa azab yang pedih. Oleh karena itu, setiap aparatur negara khusunya di lingkungan Pengadilan Agama Lubuklinggau diajak untuk senantiasa menjaga hati dan lisan, tidak tergesa-gesa dalam berjanji kepada Allah SWT, dan selalu mengingat nikmat yang telah diterima baik besar maupun kecil.

Bintal rabu 8okt2025 (2).jpg

Pesan ini sangat relevan dengan semangat profesionalitas dan integritas yang diusung dalam slogan "Bangkit dan Bersinergi". Dalam dunia kerja, bersyukur dapat diterjemahkan sebagai semangat menerima amanah dengan tanggungjawab, tidak mengeluh, dan tetap menjaga kualitas kerja meski dalam tekanan. Diharapkan, dengan menanamkan nilai-nilai syukur dan kehati-hatian dalam berjanji, para pegawai dapat terhindar dari sikap lalai dan ingkat, serta mampu menjadi pribadi yang amanah dalam menjalankan tugas sebagai abdi negara dan pelayanan masyarakat.

Semoga kegiatan seperti ini terus rutin dilaksanakan dan memberikan dampak positif dalam membentuk karakter aparatur yang tidak hanya cerdas dan terampil, tetapi juga kuat secara rohani, jujur dan bertanggungjawab.

Bintal rabu 8okt2025 (3).jpg