
Senin, 26 September 2022. Menyandang predikat tertinggi “A” (Excelent) dalam penilaian Akreditasi Penjaminan Mutu dari Ditjen Badilag, justru membuat Pengadilan Agama Lubuklinggau semakin mawas diri dan berbenah. Untuk mempertahankannya, Pengadilan Agama Lubuklinggau berupaya konsisten dalam mengimplementasikan program ini, agar pada assessment surveillance tahun ini, tetap meraih predikat yang sama.
Bertempat di ruang Aula Silampari PA Lubuklinggau. Pengadilan Agama Lubuklinggau menggelar opening meeting assessment internal Akreditasi Penjaminan Mutu Badan Peradilan Agama. Acara ini dibuka pukul 14.00 WIB oleh Ketua Pengadilan Agama Lubuklinggau Bapak DOni Dermawan, S.Ag.,M.H.I dengan didampingi oleh Ketua Tim Penjaminan Mutu Waluyo, S.Ag.,M.H.I. , Sekretaris Tim Penjaminan Mutu, serta Lead Assessor Internal Nusirwan, S.H. disamping itu hadir juga seluruh anggota Tim Penjaminan Mutu Pengadilan Agama Lubuklinggau.

Menyampaikan sambutannya, Ketua Pengadilan Agama Lubuklinggau berpesan, agar predikat yang berhasil diraih dapat dijaga dengan baik. Kendatipun dirinya merupakan Top Manajement didalam tim penjaminan mutu ini, ia yakin prestasi tersebut tidak akan dapat dipertahankan tanpa dukungan, partisipasi, dan kerja sama yang baik antara sumua pihak yang terlibat didalamnya. Sejalan dengan apa yang dikatakannya itu, ia berasumsi bahwa mendapat akreditasi itu berat, namun yang lebih berat lagi adalah mempertahankannya, yang terpenting seperti apa kiat-kiat untuk terus mempertahankannya, inilah yang seharusnya kita lakukan saat ini, serta beliau mengingatkan Kembali kepada para pegawai perihal program utama dari Pengadilan Agama Lubuklinggau yang berselaras dengan program Prioritas PA Lubuklinggau Tahun 2022 dan juga program kerja apa saja yang akan dikerjakan selama bulan September dan oktober ini.
Selanjutnya lagi, sambutan dari Ketua APM yang menyampaikan untuk mengukur kesiapan Pengadilan Agama Lubuklinggau, ia meminta assessor internal mengaudit secara detil seluruh dokumen yang ada untuk mengukur kesiapan Pengadilan Agama Lubuklinggau menghadapi assessment surveillance nanti. “Kita semua yang hadir pada opening meeting assessment internal memberikan dukungan kepada assessor internal untuk bekerja semaksimal mungkin, dokumen dokumen yang akan diaudit tersebut sudah disiapkan semua, kami berharap objek temuan yang menjadi catatan untuk dilakukan tindakan perbaikan dapat kami terima hasilnya, agar selanjutnya temuan tersebut dapat diserahkan kepada saya selaku Ketua Tim Penjaminan Mutu untuk ditindaklanjuti,”.

Menanggapi permintaan Ketua Pengadilan Agama Lubuklinggautersebut, Lead Assessor Internal, dalam kesempatan selanjutnya menyatakan diri sebaliknya pula, siap untuk mendukung Pengadilan Agama Lubuklinggau dalam mempertahankan akreditasi “A” (Excelent) pada assessment surveillance Akreditasi Penjaminan Mutu Badan Peradilan Agama. Demi memenuhi keinginan dan harapan semua pihak, ia menuturkan, selama dua hari kedepan akan bekerja dengan semaksimal mungkin dalam melaksanakan assessment internal bersama rekannya.

