
Senin, 27 Juli 2026 ---
Pengadilan Agama Lubuk Linggau menjadi tuan rumah kegiatan Pembinaan oleh Direktur Jenderal Badan Peradilan Agama Mahkamah Agung Republik Indonesia, YM Bapak Drs. H. Muchlis, S.H., M.H., yang diikuti oleh Ketua, Wakil Ketua, para Hakim, Panitera, Sekretaris , pejabat struktural dan fungsional, serta seluruh aparatur Pengadilan Agama Lubuk Linggau.
Mengusung tema "Membangun Sinergi, Loyalitas, dan Pelayanan Prima di Lingkungan Peradilan Agama", pembinaan ini menegaskan pentingnya membangun budaya kerja yang berlandaskan integritas, profesionalisme, loyalitas, dan semangat pengabdian sebagai fondasi utama dalam menjaga kepercayaan masyarakat terhadap lembaga peradilan. Aparatur peradilan diingatkan bahwa jabatan merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggungjawab, keteladanan, dan kejujuran serta menjadikan pelayanan tanpa pamrih sebagai wujud pengabdian kepada bangsa, negara, dan masyarakat pencari keadilan.
.jpg)
Dalam pembinaan tersebut juga ditekankan pentingnya kepemimpinan yang mampu mengayomi, mendengar aspirasi, mengedepankan musyawarah, serta membangun loyalitas yang berlandaskan kepatuhan terhadap aturan dan visi Mahkamah Agung. Seluruh aparatur diajak memperkuat sinergi, budaya kerja kolektif kolegial, dan meninggalkan ego sektoral agar tercipta organisasi yang solid, harmonis, dan mampu menghasilkan pelayanan serta putusan yang berkualitas.
Pada aspek pelayanan, Dirjen Badilag menegaskan bahwa pelayanan prima harus diwujudkan melalui proses peradilan yang sederhana, cepat, transparan, dan berbiaya ringan didukung penguatan pengawasan, peningkatan kompetensi sumber daya manusia, optimalisasi layanan berbasis teknologi serta pembangunan Zona Integritas menuju WBK dan WBBM. Seluruh satuan kerja juga didorong untuk terus mengoptimalkan implementasi layanan digital seperti e-Court, pengunggahan salinan putusan elektronik, e-Akta Cerai (e-AC), serta meningkatkan kualitas pelaksanaan surat tercatat dan penyelesaian mediasi sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Di penghujung pembinaan, seluruh aparatur di ajak menjadikan setiap pelaksanaan tugas sebagai bentuk ibadah dengan bekerja secara profesional, ikhlas, dan berintegritas. Melalui pembinaan ini diharapkan seluruh aparatur Pengadilan Agama Lubuk Linggau semakin memperkokoh komitmen dalam menjaga marwah peradilan, meningkatkan kinerja organisasi, memperkuat transformasi peradilan berbasis teknologi, serta menghadirkan pelayanan yang semakin berkualitas, modern, dan terpercaya bagi masyarakat pencari keadilan.